Shalat di Awal Waktu dalam Pandangan Al-Quran

 Shalat Di Awal Waktu
Dalam Pandangan Al-Quran 

      Sholat adalah salah satu dari rukun-rukun Islam yang sangat ditekankan kepada seluruh ummat Islam untuk menjalankannya, bahkan anjuran dari Nabi besar Muhammad (saw) untuk tidak meninggalkannya, karena seluruh perbuatan baik dan buruk  tergantung pada yang satu ini. Jika sholat kita baik maka seluruh perbuatan kita juga akan baik, karena sholat yang kita lakukan setiap hari sebanyak lima waktu itu Subuh, Dzuhur, Asar, Magrib dan Isya akan mencegah kita dari perbuatan jelek, namun sebaliknya jika kita mendirikan sholat dan masih juga melakukan hal yang tidak terpuji maka kita harus kembali pada diri kita masing-masing dan mengkoreksi kembali apakah sholat yang kita dirikan itu benar-benar sudah memenuhi syarat diterima atau ketika kita mendirikannya, benak dan pikiran kita masih dikuasai atau diganggu oleh pikiran-pikiran selain Allah.
Itu semua perlu juga kita perhatikan. Maka tulisan dibawah ini adalah usaha untuk supaya kita lebih jauh memandang arti kepentingan sholat diawal waktu dalan Al-Quran dan riwayat.

 Sholat di awal waktu dalam pandangan Alquran

Allah (swt) berfirman:
 
” Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wustha. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.(Albaqarah 23)  
 Shalat wusthaa ialah shalat yang di tengah-tengah dan yang paling utama. ada yang berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan Shalat wusthaa ialah shalat Ashar. menurut kebanyakan ahli hadits, ayat Ini menekankan agar semua shalat itu dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Dan ada yang mengatakan bahwa sholat wusthaa itu adalah sholat dzuhur. 

Allah (swt) juga berfirman:

“Maka celakalah bagi orang-orang yang sholat, yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya. ( Al Maaun ayat 4-5 )
Berkenaan dengan ayat ini, Imam Shadiq ditanya, beliau menjawab: “Yang dimaksud dengan ayat ini adalah orang yang melalaikan sholatnya, dan ia tidak mendirikannya di awal waktu tanpa ada halangan (uzur).

Surat Al-Baqarah 2 : 238
“Peliharalah segala sholat(mu), dan (peliharalah) sholat wustha. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'”
– Sholat wustha = sholat yang ditengah-tengah = tengah hari = dhuhur

Surah Huud 11 : 114
“Dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang dan pada bagian permulaan dari pada malam”
– kedua tepi siang = pagi dan sore = subuh dan ashar
– bagian permulaan malam = isya

Surat Al Israa’ 17 : 78
“Dirikanlah sholat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan subuh. Sesungguhnya sholat subuh itu disaksikan oleh malaikat”
– sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam = maghrib
 
Wallahu alam

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: