Taqobbal Allahu Minna wa Minkum Taqobbal Allahu Yaa Kariim Kullu ‘aamin wa Antum bikhoirin

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.
 
Banyak hal yang terjadi selama 11 bulan ini,
 
~ banyak kata yang sudah terucapkan dan terlontarkan tak semuanya menyejukkan ~
 
~ banyak perilaku yang sudah dibuat dan diciptakan tak semua menyenangkan ~

~ banyak keluhan, kebencian, kebohongan, kesombongan serta sikap tidak adil menjadi bagian dari diri  ~

 ~ dengan segala kerendahan hati .. terimakah permohonan maaf ini ~

~ Semoga kita semua meraih kemenangan Ramadhan&bergembira bersama keluarga menyambut hari idul fitri ~


Taqobbal Allahu Minna wa Minkum Taqobbal Allahu Yaa Kariim Kullu ‘aamin wa Antum bikhoirin

Mohon maaf .. lahir dan batin.
ja’alanallahu wa iyyakum minal aidin wal faizin, semoga Allah menjadikan kami dan anda sebagai orang-orang yang kembali dan beruntung (menang)

Sebagai bahan renungan & instropeksi diri ... 

Menangislah untuk Ramadhan yang Kan berlalu ...

Menangislah,

Jika itu bisa melapangkan gundah yang mengganjal sanubarimu karena Ramadhan
sudah bergegas di akhir hitungan dan tadarus quranmu tak juga beranjak pada juz empat.
Jika itu adalah ungkapan penyesalanmu...
Jika itu merupakan awal tekadmu untuk menyempurnakan tarawih dan qiyamul lailmu yang centang perenang (ah, pasti kamu masih ingat obrolan tadi siang ketika dengan
senyum manisnya teman ruanganmu berucap, "alhamdulillah tarawihku belum bolong" dan kamu merasa ada malaikat yang menjauh darimu dan pindah padanya. Kamu merasa sendiri, terasing)

Menangislah,

Biar butir bening itu jadi saksi di yaumil akhir bahwa ada satu hamba Allah yang menyesal, lalai, sombong lagi terlena.
Yang katanya berdoa sejak dua bulan sebelum ramadhan, yang katanya berlatih puasa semenjak rajab, yang katanya rajin mengikuti taklim tarhib ramadhan,
Tapi sampai puasa hari ke duapuluhan masih juga menggunjingkan kekhilafan teman ruanganmu, masih juga tak bisa menahan ucapan dari kesia-siaan, tak juga menambah ibadah sunnah... Bahkan hampir terlewat menunaikan yang wajib.

Menangislah, lebih keras...

Allah tak menjanjikan apa-apa untuk Ramadhan tahun depan, apakah kamu masih
disertakan, sedangkan Ramadhan sekarang cuma tersisa beberapa hitungan menit.
Tak ada yang dapat menjamin usiamu sampai untuk Ramadhan tahun depan, sedang Ramadhan ini tersia-siakan. Menangislah untuk Ramadhan yang kan hilang, bersama
nostalgia yang terus tumbuh bersama usiamu. Setengah sadar menatap hidangan saat sahur, kolak-es buah yang tersaji saat berbuka, menyusuri gang sempit saat tadarus keliling, petasan dan kembang api yang disulut usai subuh.
Ramadhan yang selalu membuka ingatan masa kecilmu dan terus terulang mengisi tahun-tahun kedewasaan...

Menangislah,

Untuk dosa-dosa yang belum juga diampuni, tapi kamu masih juga menambahi dengan dosa baru. Berapa kali kamu sholat taubat, tetapi tak lama kemudian ada saja kelalaian yang kamu buat ? Kamu bilang tak sengaja ? Tapi mengapa berulang dan tak juga kamu mengambil pelajaran ? Syarat taubatan nasuha adalah bertekad tidak mengulanginya lagi dan bukannya bertobat sambil berucap 'kalau kejadian lagi, yaa taubat lagi'...

Menangislah.

Dan tuntaskan semuanya di sini, malam ini. Karena waktu akan bergerak makin cepat, Ramadhan semakin berlalu. Tahu-tahu hari ini sudah hari terakhir dan kamu belum sempat itikaf. Dan lembar-lembar quran masih menunggu untuk dikhatamkan. Dan keping-lembar mata uang menunggu untuk disalurkan. Dan malam menunggu dihiasi sholat tambahan.
Sekarang, atau (mungkin) tidak (ada waktu lagi) sama sekali...
Ketua Umum 
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah STIE Muhammadiyah Jakarta
- Fathul Rahman -
  1. DEWAN PIMPINAN DAERAH

    IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH

    DKI JAKARTA 2007-2009

    MENGUCAPKAN

    SELAMAT HARI RAYA IED AL-FITRI

    1 SYAWAL 1429 H

    TAQABBALALLAHU MINNA WA MINKUM

    MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

    Ketua Umum,

    Yayan Sopyani al-Hadi

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: