11 januari

11 JANUARI

Gigi ( OST. Muskom imm stiem 2009 )

blog-bph 2008 - 2

11 januari bertemu, menjalani kisah cinta ini
Naluri berkata engkaulah (IMM) milikku
Bahagia selalu dimiliki
Bertahun menjalani bersamamu
Kunyatakan bahwa engkaulah (IMM) jiwaku

blog-serahterima

Akulah penjagamu
Akulah pelingungmu
Akulah pendampingmu
Disetiap langkah-langkahmu

Pernahku menyakiti hatimu
Pernah kau melupakan janji ini
Semua karena kita ini manusia

Kau bawa diriku kedalam hidupmu
Kau basuh diriku dengan rasa sayang
Senyummu juga sedihmu adalah hidupku
Kan sentuh cintaku dengan lembut …dengan sejuta warna

 

blog-come join us
14 Muharram 1430H, bertepatan dengan 11 Januari 2009 menjadi hari bersejarah Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah STIE Muhammadiyah Jakarta. Hari itu tidak hanya menjadi simbol dari eksistensi IMM STIEM yang sejak awal berdirinya menjadi pelopor dari pergerakan mahasiswa di lingkungan STIE Muhammadiyah, tapi hari itu menjadi sebuah titik awal membulatkan tekad untuk perubahan yang lebih baik pada kepengurusan selanjutnya.
Setelah lebih dari 12 bulan masa bakti BPH periode 2007-2008, sudah saatnya regenerasi itu dilakukan untuk melanjutkan kepengurusan ditangan kader-kader yang masih “fresh” dengan ide-ide kreatif dan semangat baru untuk menciptakan keadaan yang lebih baik dari sebelumnya.

blog-bph 2009

Rasanya baru kemarin, kuliah perdana  yang menandakan bahwa kami resmi menjadi keluarga besar STIE Muhammadiyah. ingatan itu seakan masih begitu lekat dalam pikiran kami, saat-saat dimana kami mempelajari hal-hal baru yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. rasanya belum lama kami menerima tanggung jawab sebagai pengurus organisasi yang begitu meninggalkan banyak kenangan dihati.
saat-saat ketika kami menerima amanah itu. saat-saat dimana kami mengikrarkan janji untuk mengabdikan sebagian waktu untuk menjalani hidup sebagai aktivis yang mengemban tri kompetensi dasar, dimana religius, intelektual dan humanitas menjadi menjadi landasan dasar dari pergerakan ikatan mahasiswa muhammadiyah.

Aku ingat, saat-saat dimana aku tidak sendiri. Saat-saat dimana kami berusaha untuk membangun kembali kejayaan pergerakan mahasiswa yang pernah berkibar beberapa waktu silam. Saat-saat dimana idealisme menjadi kekuatan untuk menegakkan apa yang menjadi hak. Saat-saat dimana kami mencoba mengokohkan pondasi dan tiang yag sedari dulu sudah ada.
Saat-saat dimana aku berada didalam lingkungan orang-orang yang mendekapku dengan erat, berada disampingku untuk menguatkan aku ketika ku terjatuh. Saat-saat dalam penuh kesederhanaan. Keyakinan sudah tertanam dalam hati. Tekad telah diikrarkan. Tidak ada kata menyerah ….
ketika aku mulai ragu dengan kekuatan yang kumiliki, setidaknya mereka yang menguatkanku, setidaknya sebagian dari mereka tidak pergi dariku.
Mereka ada bersamaku, meski tidak semua yang ku inginkan menjadi sebuah ketetapan takdir, setidaknya sebagian dari mereka tetap bersamaku. Menepati janjinya apapun yang terjadi. Karena sungguh bukan untuk apa dan siapa, tapi untuk kita …

” apakah perjuangan ini akan berakhir ?

akankah ikatan ini akan runtuh bersama sikap egois dan kebencian ? akankah kebersamaan ini pudar ketika cinta tidak lagi menjadi landasan kita untuk saling menjaga dan menguatkan ? ”

” Tidak …

hari ini,  seterusnya, hingga kapanpun … Ikatan ini akan terus tegak berdiri.
Satu tahun kedepan, 10 tahun, hingga seterusnya, Insya Allah Dengan Ridho Allah kita akan terus eratkan jabat tangan kita, saling mendekap lebih erat, semakin dekat.
Kelak, kita akan lalui masa indah ini..
Namun tanpa harus dengan kehilangan
kelak, kita akan meninggalkan masa indah ini..
namun bukan untuk dilupakan

Saat-saat indah ini akan kita bawa dalam perjalan hidup kita selanjutnya.
saat-saat yang akah kita bagi pada setiap orang yang kia temui, setiap ladang dakwah yang akan kita singgahi
setiap masa yang akan kita tempuh …
Hingga kita tiba pada penghujung perjalanan hidup kita…
tiba pada akhir dari semua hal dalam hidup kita.
Saat dimana sejarah akan mengukir keberadaan kita dengan apa yang pernah kita lakukan dalam hidup ..

saat itu akan tiba, ketika suatu saat kita bertemu pada suatu hari yang biasa, pada suatu ketika yang telah lama kita duga sebelumnya.
Entah, apakah saat itu kita akan saling menyapa ?
Entah, apakah saat itu kita masih semesra dahulu ?

Setidaknya apakah hati kita akan berkata : “Dia itu temanku … ”

Akan tiba waktunya bagi kita untuk saling melupakan …
Namun bukan disini … dan bukan saat ini …
Karena aku tidak ingin berakhir dengan keputus asaan.
Kami percaya bahwa hal yang baik akan abadi.
Seperti cahaya yang selalu ada selama kehidupan masih ada.
Semakin banyak bahan bakar yang kita miliki, semakin jauh perjalanan yang kita akan tempuh.
Semakin banyak kayu bakar yang kita miliki, semakin banyak malam-malam yang akan kita lewati dengan cahaya terang dan kehangatan.
Aku akan terus tegak berdiri …
dan aku percaya bahwa aku tidak sendiri, karena kau bersamaku … karena kalian berada disampingku …
Pekikan semangat dan gemakan yel-yel

… Bangkiiiiitttttt …..

Bertakbir bersamaku …

Allahu Akbar ….Allahu Akbar ….Allahu Akbar …..

Kobarkan semangat, dan kibarkan panji-panji perjuangan. Hingga derap langkah kita terdengar hingga di ujung belahan dunia, keseluruh pelosok sampai ke tempat-tempat paling sunyi di dunia.

Harapan itu akan selalu ada, selama keinginan diwujudkan oleh kesungguhan. Keyakinan itu kan tercipta, ketika rasa ragu bisa kita tiadakan …

 … Derap … derukan langkah. Dan kibar geleparkan panji-panji …

Semoga berkah rahmat Ilahi, melimpahi perjuangan kami…
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, ikhlas beramal dalam bakti…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: